
Keterangan Gambar : Elkan Baggott (depan) mengaku bangga bisa kembali memperkuat skuad Garuda setelah sempat absen cukup lama.(FOTO Dok. ARY)
BIZNEWS.ID, JAKARTA - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menyatakan antusiasmenya jelang laga melawan Saint Kitts dan Nevis pada ajang FIFA Series 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pukul 20.00 WIB.
Baggott mengaku bangga bisa kembali memperkuat skuad Garuda setelah sempat absen cukup lama. Ia menegaskan kesiapan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Pertama, saya sangat senang bisa kembali dan mewakili negara saya lagi. Ini adalah kebanggaan besar, dan saya siap memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Baggott usai menjalani latihan, Kamis (26/3).
Kehadiran pelatih anyar, John Herdman, disebut membawa perubahan signifikan, terutama dalam aspek mentalitas dan energi permainan tim.
“Coach John membawa tenaga baru. Dia menekankan kekuatan tim dan memberi kami mentalitas yang berbeda. Kami sangat bersemangat untuk bermain di depan suporter besok,” katanya.
Pemain yang berkarier di Inggris tersebut juga menilai kualitas skuad Timnas Indonesia saat ini mengalami peningkatan dibanding dua tahun lalu. Menurutnya, banyak pemain kini merumput di Eropa dan kompetisi level tinggi, yang berdampak pada standar permainan tim secara keseluruhan.
“Perbedaan terbesar adalah standar dan kualitas pemain. Sekarang banyak pemain yang bermain di Eropa dan di level tinggi. Itu membuat standar tim meningkat,” jelasnya.
Selain kualitas individu, Baggott juga menyoroti kekompakan tim dan intensitas latihan yang dinilai jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Ia mengungkapkan terakhir kali membela Indonesia pada 2024 di Qatar. Meski sempat absen, Baggott memilih fokus pada momentum kembalinya ke tim nasional.
“Yang jelas saya sangat senang bisa kembali. Ini negara saya, dan saya ingin membuat keluarga serta masyarakat Indonesia bangga,” tegasnya.
Dalam skuad terkini, ia melihat kombinasi pemain lama dan wajah baru berjalan positif. Kehadiran pemain seperti Kevin Diks dan Jay Idzes disebut menambah kekuatan di lini belakang.
“Sekitar setengah tim ini pemain baru. Tapi mereka mudah beradaptasi. Persaingan semakin ketat, dan itu bagus untuk perkembangan tim,” ujarnya.
Baggott menilai peningkatan kualitas dan kompetisi internal menjadi modal penting untuk mencapai target besar, termasuk peluang lolos ke Piala Dunia 2030.
“Kami ingin mencapai hal-hal besar. Untuk itu, kami butuh pemain berkualitas dan kompetisi sehat di dalam tim,” katanya.
Pengalamannya bermain di Inggris turut membentuk kemampuan kepemimpinan dan organisasi permainan. Ia mengaku kini lebih vokal dalam mengatur lini pertahanan.
“Saya merasa lebih vokal sekarang, lebih bisa mengatur lini belakang. Secara fisik juga saya berkembang. Saya ingin membantu tim menjalankan gaya bermain pelatih,” ungkapnya.
Laga kontra Saint Kitts dan Nevis menjadi momentum penting bagi Baggott untuk membuktikan kontribusinya sekaligus menegaskan perannya sebagai bagian vital lini pertahanan Timnas Indonesia.(Dens)



















.jpeg)
LEAVE A REPLY