Home Sport Dau Khuong Duy Ungkap Kunci Juara JAPFA Chess Festival 2026

Dau Khuong Duy Ungkap Kunci Juara JAPFA Chess Festival 2026

JAPFA Chess Festival

0
SHARE
Dau Khuong Duy Ungkap Kunci Juara JAPFA Chess Festival 2026

Keterangan Gambar : Pecatur Vietnam, IM Dau Khoung Duy.(FOTO DEN)

BIZNEWS.ID, JAKARTA - Pecatur Vietnam IM Dau Khuong Duy tampil sebagai juara kategori Duel Match JAPFA Chess Festival 2026 setelah mengalahkan wakil Indonesia FM Satria Duta Cahaya dengan skor 7-3. Di duel match putri, WGM Kazakhstan Xeniya Balabayeva keluar sebagai juara setelah mengalahkan WFM Laysa Latifah dengan skor telak 8-2.

Turnamen yang berlangsung di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, pada 1-6 September 2026 itu mempertandingkan catur standar, rapid, dan blitz dalam 10 babak. Khuong Duy sempat mendapat perlawanan ketat, terutama pada nomor rapid, sebelum bangkit pada sesi blitz.

Khuong Duy mengaku pertandingan tidak berjalan mudah. Ia menyebut kepercayaan dirinya sempat menurun setelah hasil kurang maksimal pada rapid. Namun, ia mampu kembali menemukan permainan terbaik dengan mempertahankan tekanan terhadap lawan.

"Saya berusaha untuk terus memberikan tekanan konstan kepada lawan. Saya mencoba memainkan langkah-langkah yang akurat, dan ketika lawan melakukan kesalahan kecil, saya mengambil kesempatan itu untuk mengendalikan permainan," kata Khuong Duy usai podium ceremony, Minggu (6/9).

Menurut dia, manajemen waktu menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil pertandingan. Khuong Duy juga menyebut duel tersebut sebagai ajang pembalasan setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Satria Duta dalam dua pertandingan catur online.

"Dia bermain cukup baik, tapi menurut saya di beberapa babak krusial, manajemen waktunya kurang bagus. Dia sering kehabisan waktu. Meski sempat mendapatkan posisi yang lebih baik atau bahkan posisi menang, karena manajemen waktu yang kurang baik, dia tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikannya," ujarnya.

Pada Duel Match putri, WGM Kazakhstan Xeniya Balabayeva keluar sebagai juara setelah mengalahkan WFM Laysa Latifah dengan skor telak 8-2. Xeniya memanfaatkan pertandingan tersebut untuk menguji sejumlah strategi baru.

"Laysa adalah pemain yang sangat kuat. Pertandingan tadi cukup berat, terutama di nomor catur klasik. Namun, saya rasa saya bermain lebih baik saat berada dalam tekanan waktu dibandingkan dia, dan itu sangat membantu saya untuk mendapatkan lebih banyak poin," tutur Xeniya.

Xeniya juga mengapresiasi perkembangan pecatur putri Indonesia. Menurutnya, turnamen seperti JAPFA Chess Festival penting untuk memberi pengalaman bertanding bagi generasi muda.

"Saya rasa perkembangannya terus meningkat, dan sangat menyenangkan melihat turnamen seperti ini karena membantu para pemain untuk bertanding. Saya yakin generasi muda di sini akan tumbuh menjadi sangat kuat," katanya.(Dens)