Home Kampus GKI Fest 2026 Jadi Ruang Pendalaman Bible dan Pembentukan Karakter Siswa BPK PENABUR

GKI Fest 2026 Jadi Ruang Pendalaman Bible dan Pembentukan Karakter Siswa BPK PENABUR

Pendidikan

0
SHARE
GKI Fest 2026 Jadi Ruang Pendalaman Bible dan Pembentukan Karakter Siswa BPK PENABUR

Keterangan Gambar : Ketua Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi (kanan) bersama pengurus dan pendidik serta jua4a Bible Fest 2026 kategori SLTP dan SMA dari BPK PENABUR Bandar Lampung (merah).(FOTO ADI)

BIZNEWS.ID, TANGERANG - GKI Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarsekolah, tetapi juga ruang bagi siswa BPK PENABUR untuk memperdalam Alkitab sekaligus membangun karakter melalui kegiatan bersama. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung konsep Bible Fest yang menempatkan pendalaman iman sebagai fokus utama.

Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR Adri Lazuardi mengatakan perubahan fokus tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai iman kepada peserta didik. Menurut dia, pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan pencapaian akademik, tetapi juga membutuhkan fondasi karakter dan spiritualitas.

"Kita bermaksud dengan kegiatan ini anak-anak akan belajar lebih banyak juga soal-soal yang terkait dengan Alkitab, mereka mendalami, lebih senang membaca firman Tuhan, dan itu menjadi landasan yang paling penting juga dalam mereka nanti belajar sebagai siswa-siswi BPK PENABUR," ujar Adri seusai penyerahan penghargaan, Sabtu (5/9/2026).

GKI Fest merupakan agenda rutin dua tahunan yang masuk dalam kalender GKI Sinode Wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini mempertemukan sekolah-sekolah BPK PENABUR dan gereja di bawah naungan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat dalam berbagai kompetisi.

Menurut Adri, karakter kegiatan tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Jika GKI Fest dua tahun lalu lebih menitikberatkan pada bidang olahraga, penyelenggaraan 2026 diarahkan pada Bible Fest dengan materi yang berkaitan dengan pendalaman Alkitab.

Konsep tersebut sekaligus memperkuat motto pendidikan BPK PENABUR, yakni Iman, Ilmu, dan Pelayanan. Adri menilai ketiganya perlu berjalan beriringan dalam proses pendidikan siswa.

Di tengah tujuan pembentukan karakter tersebut, kompetisi tetap menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta. Salah satu hasil menonjol datang dari Kontingen BPK PENABUR Bandar Lampung yang berhasil membawa pulang dua gelar Juara 1 Bible Fest.

Kontingen tersebut meraih posisi teratas pada kategori SD dan SMP-SMA setelah menempuh perjalanan darat sekitar tujuh jam menuju SMAK BPK PENABUR Gading Serpong, Tangerang, Banten.

"Pemenang dari SD ini adalah dari seluruh BPK dari Bandar Lampung. Dan kemudian pemenang dari SMP/SMA juga kebetulan dari kota yang sama, Bandar Lampung juga. Jadi, Bandar Lampung yang perjalanannya kurang lebih tujuh jam menuju ke tempat ini, mereka bisa berbahagia karena dua hadiah utama boleh diboyong pulang," kata Adri.

Capaian tersebut diraih melalui persiapan yang relatif terbatas. Guru Agama SDK PENABUR Bandar Lampung, Kalimah, mengatakan tim SD berlatih sekitar tiga minggu di sela jadwal sekolah.

"Persiapan sekitar tiga minggu ini dan itu pun tidak bisa tiap hari karena jadwal mereka juga cukup padat. Kami melakukan persiapan setelah jam pelajaran sekolah atau di tengah-tengah jam saya tidak ada mengajar," ujar Kalimah.

Sementara itu, persiapan tim SMP-SMA berlangsung sekitar satu bulan dengan latihan dua kali setiap pekan. Guru Agama Sekolah PENABUR Bandar Lampung, Adi, mengatakan latihan dilakukan setiap Selasa dan Rabu setelah kegiatan belajar mengajar.

"Ya, kami merasa sih sebenarnya kemarin kurang maksimal, tapi puji Tuhan hasilnya maksimal," ujar Adi.

Pada kategori SD, FKPK Bandar Lampung menjadi Juara 1, diikuti FKPK Tasikmalaya sebagai Juara 2 dan FKPK Kota Modern sebagai Juara 3. Di kategori SMP-SMA, FKPK Bandar Lampung kembali meraih Juara 1, disusul FKPK Cirebon dan FKPK Harapan Indah.

Selain Bible Fest, GKI Fest 2026 juga memberikan penghargaan untuk Vokal Group tingkat TK. TKK BPK PENABUR Banda meraih Juara 1, TKK PENABUR Kota Wisata Juara 2, dan TKK BPK PENABUR Bogor Juara 3.

Bagi BPK PENABUR, capaian kompetitif tersebut menjadi bagian dari proses yang lebih luas, yakni menjadikan kegiatan bersama sebagai sarana bagi siswa untuk belajar, mengembangkan potensi, memperkuat iman, serta menerapkan nilai pelayanan dalam kehidupan mereka.(Dens)